Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2019

(Lanjutan) PART 2 - The Turning Point of My Life, Semua Berawal dari Cinta

Aku bukan anak berprestasi. Abi meninggal ketika aku sedang pekan UAS. Nilaiku anjlok. Ibuku yang aku panggil dengan sebutan Umi pulang dengan membawa raportku dengan nilai yang jauh dari kata memuaskan. Aku ranking 20 besar dari total 32 murid di kelas. Saat itu aku tambah sedih. Aku merasa amat bodoh. Aku merasa aku sebagai anak belum pernah bisa membahagiakan orang tua, minimal dari segi yang dapat aku lakukan saat itu yaitu meraih nilai yang memuaskan . Aku bangkit. Mendongkrak nilaiku dengan dalih ingin membahagiakan orang tua. Dengan usaha, kerja keras, dan tentunya doa. Ternyata aku membuktikan bahwa aku bisa. Saat itu rankingku melejit 10 tingkat dan menjadi bagian dari 10 besar. Setan menggoda. Saat itu aku masih dalam keyakinan bahwa menjalin hubungan dengan lawan jenis (pacaran) itu adalah hal yang tidak masalah, walaupun posisinya aku tau pacaran itu tidak boleh, namun seakan kebiasaan masyarakat sekitar dengan apa yang aku tau menjadi tercampur-adukan ...

PART 1 - The Turning Point of My Life, Semua Berawal dari Cinta

Konon kata mbah google, definisi titik balik adalah suatu peristiwa penting yang dapat mengubah kehidupan seseorang dari situasi yang menjenuhkan kembali menemukan suntikan semangat menjalani hidup. Orang yang tidak pernah menemukan titik balik dalam kehidupannya berarti hidupnya akan statis. Kalau hidupmu masih saja sama seperti dulu yang tidak ada perubahan signifikan tentunya kearah yang jauh lebih baik, bisa dipastikan hidupmu statis.  Saya kutip dari sebuah artikel berjudul Setiap Titik adalah Titik Balik karya Hasanudin Abdurakhman di laman Kompas.com menuliskan bahwa, “Hidup bukanlah garis-garis lurus yang panjang. Bukan seperti melepas anak panah dari busur, sekali lepas maka arahnya sudah ditentukan dan tidak dapat diubah lagi. Tidak. Hidup adalah kesempatan untuk membuat perubahan pada setiap detik yang kita lalui. Garis kehidupan kita gambar pada setiap detik itu. Kita menentukan hidup kita di masa depan dengan set...