Postingan

DAPAT BEASISWA 2+1 dalam Waktu Bersamaan! Rezeki atau Ujian?! (Part 2)

Gambar
            Dihadapkan dalam tiga kondisi yang sama-sama baik, membuat aku tidak main-main dalam memutuskan mana yang terbaik akan aku pilih. Kalau dipikir-dipikir kondisi ini sangat menguntungkan sekali, orang licik bisa saja merekayasa agar mendapatkan dana kuliah dari ketiganya atau minimal dua dari ketiganya. Tapi disini, dari awal banget aku ngurus beasiswa punya prinsip untuk cukup mengambil hak aku saja. Satu beasiswa apalagi sudah mencakup biaya UKT/SPP Kuliah dan biaya hidup bagi aku itu sudah lebih dari cukup.             Dari awal banget yang aku eliminasi adalah Beasiswa PPA, karena beasiswa PPA itu hanya dapat uang saku perbulan, sedangkan sebagai mahasiswa yang ingin meringankan beban orang tua pasti realistis dong maunya beasiswa yang sudah mencakup semuanya. (Buat kalian yang mau tau informasi Beasiswa PPA klik di sini )          ...

DAPAT BEASISWA 2+1 dalam Waktu Bersamaan! Rezeki atau Ujian?! (Part 1)

Gambar
Salah satu impian sejak bertekad untuk melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi adalah mendapatkan beasiswa. "Kemana pun dan dimana pun yang penting dapet beasiswa!" ucapku yang dulu sedang berkeinginan kuat untuk meraih cita ke negeri matahari.             Hal yang terlihat kontradiktif jika dibandingkan dengan cerita yang pernah  di post sebelumnya . Bagaimana bisa seseorang yang seperti terlihat masih ragu untuk kuliah tapi juga memiliki tekad untuk melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi bahkan tekad memiliki beasiswa. Terdengar aneh memang. Tapi yang aku pelajari dari kasus manusia semacamku ini adalah bagaimana seorang manusia berupaya untuk keluar dari zona ketidaknyamanannya dan sempat tergoda dengan bisikan syaitan. But yeay Alhamdulillah aku tidak terjebak! Doakan semoga hingga akhir tetap istiqomah ya.             Sedikit bercerita sebena...

GUNDAH GULANA MELANDA DI TAHUN PERTAMA

Cerita ini aku tuliskan  di gerbong terdepan-khusus wanita, perjalanan menuju ranah tempat  kini ku menimba ilmu. Desember, 2017. Tahun ketiga ketika SMA adalah masa yang-teramat membuatku galau. Disaat aku sedang jenuh-jenuhnya dengan ujian sekolah yang tak ada henti-hentinya, terkadang aku masih mempertanyakan "Untuk apa aku kuliah? Toh banyak orang diluar sana yang tanpa berkuliah pun dapat sukses." pikirku pendek. Namun kini aku memahami dan mengerti untuk apa aku kuliah. Jawaban itu aku dapat setelah sekitar satu semester aku duduk di bangku perkuliahan. Semester pertama, permulaan aku benar-benar beradaptasi dengan lingkungan baru yang bernama kampus dan segala ketidaknyamanannya. Lagi dan lagi, aku merasa terkadang pendidikan formal itu hanya membebankan dan mematikan kreativitasku. Tak jarang, keyakinanku untuk tetap bertahan dalam dunia perkuliahan sering kali tergoyah. Sering kali hati ini berteriak "Ah Aku Tidak Mau Berkuliah!" Beber...

Beasiswa Bazma Pertamina

Inilah Saya Bagi Keluarga dan Kontribusi yang Telah, Sedang, dan Akan Saya Berikan untuk Indonesia Oleh : Nusaibah Abdul Aziz Setiap individu anak Indonesia memiliki potensi yang beragam dan akan menjadi aset berharga negara jika diarahkan, dikembangkan, dan tentu individu tersebut memiliki keinginan untuk berkembang. Dan saya yakin bahwa saya telah dan akan menjadi salah satu aset unggul berharga negara. Saya mengatakan ‘telah’ karena saya sudah melewati langkah pertama, yaitu keinginan untuk perubahan. Dan ‘akan’ karena saya sedang melalui tantangan proses belajar untuk perubahan. Proses yang tidak akan ada hentinya sampai akhir hayat, karena sejatinya hidup adalah proses belajar dan saya mencintai proses pembelajaran tersebut untuk perubahan yang lebih baik. Saya selalu mencari cara agar proses belajar dalam hidup tidak akan pernah berhenti. Usai melewati proses pembelajaran di bangku sekolah, saya memilih untuk mempelajari ilmu Manajemen di kampus pert...

Tanıtım - Introdução - Einführung - مقدمة

Bismillahirrohmanirrohim. Halo! Olá! ! مرحبا Bonjour! Xin chào! WELCOME TO MY NEW BLOG! Finally, sekian lamanya gue menunda-nunda untuk memulai menulis blog (lagi). Iya, lagi. Ini bukan kali pertama gue nulis blog. Buat kalian pembaca setia curhatan-curhatan   MY OLD BLOG  pasti sudah lebih jauh mengenal gue. Ciuh. Gaya gue. Kaya ada yang baca aja. Paling banter juga temen deket yang (sesekali peduli)  stalking social media  gue ,  terus  accidentally hold down my blog link. Hehehe Daripada kebanyakan Cing-Cong, cuss langsung aja.  Back to the point.  Halaman pertama ini gue kasih judul Tanıtım - Introdução - Einführung - مقدمة yang artinya sama yaitu PERKENALAN. Pengen gaya dikit di blog baru gue, jadi sok-sok-an banyak bahasa gitu. Lanjut. 18 tahun 2 bulan 3 minggu 1 hari yang lalu, gue ke luar dari perut nyokap gue. Tepatnya Hari Jumat Tanggal 17 April 1998. Pengalaman yang gak bisa gue ceritain ke kal...